Ahli akademik tersohor ini pernah membuat tanggapan, daripada kajiannya, bahawa intelektual dalam masyarakat membangun memerlukan masa krisis untuk menampakkan peranan tetapi krisis itu sendiri bukanlah dalam kawalan mereka.
"Kita belajar dari sejarah bahawa kaum intelektual menonjol pada saat krisis, di kala revolusi, atau dalam gerakan massa. Situasi seperti itu [krisis] tidak dapat diciptakan menurut kemahuan kaum intelektual," tulisnya dalam Intelektual Masyarakat Membangun (terjemahan).
Not a Subscriber?, not just to read the news, but to support Independent Media that gives you accurate, balanced and fast news coverage. Build your own opinion on political developments!
Its easily done via email or over the phone.
Call us 03-22843367 (ext 102),
Send us an sms on 017-323 0707
Email us at
