Umno assembly draws to a close with Najib's poem
Prime Minister Najib Razak recited a special poem on Umno's struggles and Malay's survival as the curtains drew to a close on the 2013 Umno General Assembly today.
Prime Minister Najib Razak recited a special poem on Umno's struggles and Malay's survival as the curtains drew to a close on the 2013 Umno General Assembly today.
In the poem, Najib, who is clad in green baju Melayu also reminded the Malays not to fight each other, but to close ranks in facing future challenges and enabling the party to stay relevant.
He also called on party members to imagine what their lives would be without Umno and to put the party's interests above their own.
The speech, which lasted over an hour, was not only witnessed by the 2,739 Umno delegates attending the assembly, but was also broadcast live by local radio and television stations.
"As Umno president, I would like to end my speech with some words of advice for us to ponder..."
Walau sutera cantik dipakai,
Belacu juga tahan diuji,
Sudah lumrah dalam perjuangan,
Ada yang luka ada yang parah,
Ada yang pergi membawa hati,
Ada yang hilang entah ke mana,
Apa guna merajuk hati,
Sampai membakar perjuangan sendiri,
Kalau Umno dah tertewas dan mati,
Kalau Umno sudah tidak bersenandung lagi,
Akhirnya tersungkur menyembah bumi,
Semuanya sudah tidak bermakna,
Semuanya sudah tidak bererti.
Saudara dan saudari...
Benar jika ada pun khidmat yang telah dicurah,
Jika adapun bakti yang telah disemai,
Usahlah sedikit pun berasa kesal,
Sekalipun ia tidak terpandang di dunia sementara,
Pesan orang cerdik di zaman bahari,
Tulislah jasa-jasa kita itu di atas pasir pantai,
Supaya hilang tersapu ombak,
Kerana budi kita yang baik,
Pastinya dikenang jua,
Jadikanlah luka dan parut itu sebagai tanda azimat,
Bahawa kitalah pahlawan Umno yang sedang berjuang.
Saudara saudari...
Ya... memang Umno tidak sempurna,
Ya... memang Umno tidak lengkap,
Kendati itu tabahkanlah nurani dan berlapang-lapanglah dada,
Bahawa perjuangan Umno secara manusiawinya adalah amat teguh dan sempurna,
Pokoknya janganlah Melayu berdengki-dengki sesama kita,
Janganlah Melayu menfitnah sesama bangsa,
Janganlah Melayu memusnah sesama sendiri,
Bersabarlah dalam menerima cubaan,
Teguhkanlah iman di dada,
Perjuangan ini adalah untuk kita terus hidup,
Pergorbanan yang dibuat adalah untuk melihat Umno terus mekar dan mengharum demi anak cucu.
Makanya saudara dan saudari sekalian...
Janganlah ditangguh-tangguh,
Usahlah berbasai basi,
Janganlah berdolak dalih lagi mengalas perjuangan mulia ini,
Sesungguhanya...
Allah tuhan yang mentakdirkan siapa yang Dia kehendaki untuk naik,
Dan siapa yang Dia kehendaki untuk turun,
Kita merancang Allah juga merancang,
Dan Dialah sebaik-baik perancang,
Ketahuilah Allah itu tidak tidur,
Allah itu Tuhan yang nampak segala,
Umno sedang berbuat sehabis baiknya,
Redhalah atas perjuangan ini,
Berserahlah segala semua kepadaNya,
Semoga negara ini menjadi,
Baldatun Toyyibatun Warabun Ghofur (negeri yang subur, makmur, adil dan aman)
Saudara saudari...
Makanya walau pembangkang terus-terusan bermain api,
Beraja di mata beraja di hati,
Tapi Umno dengan penuh bermaruah akan tetap bersultan di mata bersultan di hati,
Namun siapa kata Umno tidak berani?
Siapa kata Umno berdiam diri?
Umnolah yang akan membenteng betis dan menahan dengan perabung-perabung dada
semua tusukan-tusukan itu,
Demi membela dan mempertahankan Islam,
Untung nasib Melayu, Bumiputera dan Malaysia tercinta kita ini.
Oleh sebab itulah selama ini biarlah kita dicerca,
Biar kita diasak sebegitu rupa,
Umno tidak sesekali akan putus asa,
Umno tidak sesekali akan merelakan bumi Malaysia diganggu walau sezarah pun kepentingannya.
Wahai ahli Umno semuanya,
Wahai pejuang parti sekalian,
Bingkas dan bangkitlah,
Umno parti menunjang watan,
Umnolah parti anak jantan.
Jauh ketengah si Pulau Pandan,
Gunung Daik bercabang tiga,
Walau berpisah hayat dari badan,
Umno dan pertiwi diperbenteng jua.
Hidup Melayu! Hidup Melayu! Hidup Melayu!
Hidup Umno! Hidup Umno! Hidup Umno!
Hidup Malaysia! Hidup Malaysia! Hidup Malaysia!
- Bernama


Are you sure you want to delete this comment?
This action cannot be undone.