Alamak, tikus pun nak masuk politik? - Bhg IV
Tatkala tikus dipanggil menteri,
Tikus menyapu bedak, biar wajahnya berseri,
Wajahnya ditenyeh dengan daun kari,
Kononnya biar lembutlah hati menteri.
Menteri juga memanggil pelopor,
Pelopor pun bergerak dari Johor,
Dalam perjalanan memakan pasembor,
Sebelum berjumpa menteri tersohor.
Tikus tiba di pejabat menteri,
Dia terpandang pegawai yang ranggi,
Mata terjegil memandang tuan puteri,
Menteri menyapa, dia suruh ke tepi,
Pelopor diam menunggu giliran,
Berjumpa menteri dengan tujuan,
Dia teringat nasihat dan pesan,
Supaya menjadi politikus beriman.
Akhirnya tikus malu tak sudah,
Menteri tengok mukanya makin menyampah,
Bibir menteri terasa nak menyumpah,
Tiba-tiba, tikus tunduk menyembah!
Ashadi Zain

