Presiden PKR, Anwar Ibrahim berkata pemimpin kerajaan tidak harus menggunakan “istilah memukau” dalam menangani Covid-19 tetapi tiada tindakan berkesan.

"Saya nak nasihat, new normal (kebiasaan baru) ini sekarang, ratusan ribu orang hilang pekerjaan. Itu new normal.

“Penyakit yang tak terkawal, new normal. PKP berminggu-minggu walaupun bukan ada darurat, tidak ada perang, itu new normal,” katanya.

Anwar berkata demikian dalam sidang media atas talian hari ini ketika diminta mengulas berkaitan kebiasaan baru bagi dirinya ketika berdepan wabak itu.

Katanya, kepimpinan harus nampak tegas memberi kenyataan yang tidak mengelirukan, atau berubah setiap hari.

Pada 10 April lalu, Perdana Menteri Muhyiddin Yassin dalam perutusan khasnya meminta rakyat supaya membiasakan diri dengan kebiasaan kehidupan baru bagi memutuskan rantaian Covid-19.

Katanya, kehidupan untuk bulan-bulan atau tahun yang mendatang ini tidak akan kembali seperti biasa, antaranya tidak dapat lagi berjabat tangan.

Anwar juga mengingatkan supaya kerajaan tidak menggunakan kerajaan lama dalam berdepan keadaan sekarang.

“Nak tolong tengok syarikat besar dulu, syarikat kroni, konglomerat besar, yang bawah ratusan ribu itu kamu tunggu dulu. Ini bukan new normal,” katanya.