Arkib - 25 Oktober 2020
- Azmin: Pembangkang melulu tuduh 'darurat' menjurus diktator
- Patuhi SOP PKPB ketika berada di kawasan Istana Negara - Polis
- Tinjauan IDE: Majoriti tolak darurat
- Gempa bumi sederhana gegar Jawa
- Air mata Khabib tumpah di gelanggang, datang Gaethje tenangkan
- 'Darurat talian hayat Muhyiddin tapi pukulan maut ekonomi rakyat'
- PM patut berunding dulu dengan ketua pembangkang, kata Shahrir
- KEMAS KINI 11.50pm | Lokasi terkini kes positif Covid-19 (25 Okt)
- Lelaki dituduh bunuh bayi, cederakan isteri
- Shafie Apdal, Lim tawar Muhyiddin pilihan selain darurat
- Kenderaan polis dilarikan di Kepala Batas, ditahan di Shah Alam
- 'Darurat': Umno Johor mahu Putrajaya jelaskan alasan guna Perkara 150
- Kakitangan MRT laluan Kajang positif Covid-19
- 'Darurat': Raja-Raja Melayu bersidang di Istana Negara
- Kuliah, kelas al-Quran di masjid dan surau Kelantan ditangguhkan
- Sesudah kesulitan itu ada kemudahan - Dr Noor Hisham
- Darurat boleh tarik keluar pelaburan asing FDI - Pakar ekonomi
- ULASAN | Rakyat, negara bayar harga mahal jika darurat, kata 100 ahli akademik
- 'Kesesakan penjara masalah nombor satu dalam usaha perangi Covid-19'
- PKPB: Ada pekerja salah guna surat kebenaran majikan
- Lori terbabit langgar lari korbankan anggota bomba belum dikesan
- ULASAN | 'Capai persetujuan dengan pembangkang atau letak jawatan jika bajet tak lulus'
- Lelaki ditemui mati dalam kereta di R&R Tapah
- PKPB: Kekerapan LRT, MRT dan monorel dikurangkan mulai esok
- Tiada keperluan pasang kawat di kawasan penjara Kepayan - Polis
- Covid-19 (25 Okt): 823 lagi positif, 8 kematian baru
- Agong: Tiada keperluan isytihar darurat
- Mesyuarat Muhyiddin dengan semua MB, KM esok dibatalkan
- 'Allah bersama kamu....'
- ULASAN | Persaudaraan kemanusiaan kunci hadapi Covid-19
- Setiausaha sulit KM Sabah meninggal dunia akibat Covid-19
- 'Raja-raja mahu mekanisme semak dan imbang dihormati'
- 'Penolakan Agong pada cadangan darurat tamparan buat Muhyiddin'
- PN susun strategi baru lepas gagal dapat perkenan Agong
- Anwar ambil maklum nasihat Agong, minta MP bertindak ikut perlembagaan
- Umno dan DAP gesa agenda perdamaian